Mulai Februari 2020, Pelanggan SPAM Ampibabo Dikenai Tarif Retribusi

spam Kecamatan Ampibabo.

PUPRP Online – Unit Pelaksana Teknis Daerah Air Minum (UPTD-AM) yang berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong, pada tahun 2020 ini berencana akan mengoptimalkan pengoperasian semua Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), hal ini dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan air minum bagi masyarakat yang berada di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Dari 9 wilayah SPAM yang telah dibangun, baru 3 wilayah SPAM yang berjalan secara optimal, yakni SPAM Parigi, SPAM Torue dan SPAM Tolai. Sementara 6 SPAM yang belum beroperasi dengan baik adalah SPAM Ampibabo, Kasimbar, Tinombo, Tomini, Mepanga dan Moutong. Hal ini diutarakan oleh Rivai ST selaku Sekretaris Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong pada saat memberi sambutan pada pertemuan bersama masyarakat Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo dalam rangka sosialisasi mengenai tarif retribusi pelanggan di wilayah SPAM tersebut.

“Dari sembilan SPAM yang ada di Kabupaten Parigi Moutong, dari Parigi, Torue, Tolai, Ampibabo, Kasimbar, Tinombo, Mepanga, Moutong dan Tomini. Yang sudah beroperasi full itu baru tiga, yaitu Parigi Torue dan Tolai.” Ujarnya.

Mantan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPRP Parigi Moutong tersebut menjelaskan bahwa pihaknya telah berencana akan mengoptimalkan pengoperasian SPAM di 9 wilayah yang ada dan akan menetapkan pengumpulan biaya retribusi bagi masing-masing pelanggan. Ia mengatakan dalam waktu dekat, pelanggan SPAM Ampibabo sudah akan mulai dikenakan tarif retribusinya. Menurut Rivai hasil dari biaya retribusi itu akan masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga akan digunakan untuk biaya pemeliharaan SPAM yang ada.

“Prinsipnya, (tarif) ini tidak akan memberatkan (pelanggan). Ini untuk membantu masyarakat karena ada kewajiban kami juga disini jika ada kerusakan dan sebagainya, nah biaya-biaya ini yang harus kami tanggulangi.Kami juga ditarget untuk pendapatan daerah tahun ini (dari SPAM) sebesar tujuh ratus lima puluh juta rupiah.” Terang Rivai.

“Akhir bulan (januari ) ini kita akan rampungkan semua pendataan, meteran-meteran yang rusak akan diperbaiki. Inshaa Allah pada bulan februari sudah mulai kami hitung untuk pemakaian air di setiap rumah tangga di kecamatan Ampibabo.” Tutup Rivai.

Pada pertemuan itu turut dihadiri oleh Kepala UPTD-AM dan tim SPAM Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Desa Tombi beserta jajarannya dan seluruh masyarakat yang merupakan pelanggan SPAM Ampibabo. Pertemuan tersebut dilangsungkan di Aula kantor Desa Tombi pada hari Kamis, (16/1). (SL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!